February 6, 2023

Pengabdian Masyarakat Dosen FKIP-Mindfulness Parenting Hindarkan orang tua dari stress pembelajaran daring

Kesugihan- pembelajaran daring masih menjadi momok bagi sebagian besar orangtua. Khususnya para ibu yang mempunyai tambahan peran sebagai guru. Banyak video yang beredar mengenai pendampingan pembelajaran daring dengan orang tua. Tak sedikit yang menampilkan proses pembelajaran daring yang berakhir kisruh antara orang tua dan anak. Entah anak yang terlalu susah untuk di arahkan atau mungkin orang tua yang mulai kehilangan kesabaran.

Adanya ancaman virus dan himbauan untuk tetap di rumah juga mempengaruhi emosi dan perilaku baik anak maupun orang tua. Dengan kondisi yang tidak kondusif serta pembelajaran daring menambah panas suasana  rumah. Teriakan ketika mengerjakan tugas sudah tidak asing semasa pembelajaran daring. Dosen-dosen bimbingan konseling menangkap situasi ini sebagai upaya untuk menyalurkan ilmu parenting kepada orang tua di masa Pandemi pembelajaran daring.

Diketuai oleh kaprodi Bimbingan dan Konseling Bapak Yusuf Hasan Baharudin dan beranggotakan Dosen Bimbingan dan Konseling ibu Endang Rifani dan Ibu Susilawati serta melibatkan 2 Mahasiswa semester 5 Prodi bimbingan dan Konseling atas nama Burhan Purnomo dan Imam Ma’ruf Sya’bani menyelenggarakan Pelatihan Parenting Berbasis Mindfulness Pada Orang Tua Siswa Yang Mengalami Burn-Out Selama Masa Pandemi Covid-19.

Para orangtua yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah orang tua yang berdomisili dekat Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali yaitu Desa Gligir Kesugihan. Kegiatan pertama dalam sesi ini adalah healing atau proses penyembuhan dengan cara mengidentifikasi atau mendengarkan keluhan mereka, upaya yang dilakukan adalah memancing mereka denga pertanyaan Selama menemani anak belajar dari rumah Kejadian apa saja yang bapak/ibu alami ? Apa yang bapak/ibu rasakan ? Bagaimana cara bapak/ibu mengatasinya?. Ketika di awal peserta masih ragu-ragu untuk menjawab tetapi setelah beberapa pertanyaan beruntun para peserta mulai menceritakan suka dan duka serta kejadian emosional lain terjadi selama pembelajaran daring.

Setelah proses mendengarkan keluhan di dapat bahwa banyak orang tua yang menggunakan kekerasan baik verbal maupun fisik secara halus karena emosi yang terlampau kuat. Mindfulness mulai di terapkan dengan menceritakan efek buruk dari negative parenting, bagaimana seorang anak yang tumbuh dengan teriakan, cacian makian dan kekerasan fisik atau negative parenting bisa tumbuh menjadi anak mempunyai gangguan emosional, penurunan prestasi belajar, anak merasa rendah diri, serta beberapa perilaku menyimpang lain.

Mindful parenting merupakan konsep dalam pengasuhan yang menekankan pada proses pengasuhan dengan peuh kesadaran. Mindful parenting juga membangun praktik-praktik pengasuhan seperti mengajarkan anak bagaimana mengekspresikan diri, berbicara tentang perasaannya, melabel keadaan, yang pada gilirannya membangun kemampuan anak dalam pengendalian diri. Adapun penerapan mindful bisa berupa Mendengarkan dengan perhatian penuh, Kasih sayang kepada diri dan anak, Penerimaan untuk tidak menghakimi diri sendiri dan anak, Pengaturan diri dalam pengasuhan, Kesadaran emosional atas diri dan anak. Sesi pelatihan ini berlangsung selama 2 hari dan berjalan dengan lancar, orang tua mulai memahami bahwa menghadapi anak tidak harus dengan emosional. Berikut link pelatihan mindful parenting https://www.youtube.com/watch?v=-ZSs0xqaGC8