MAKLUMAT DEKANAT
Edaran Resmi: Pelaksanaan Observasi Lapangan & PLP Semester Genap 2025/2026 bagi Mahasiswa FKIP telah dibuka.
Detail
Warta & Pengumuman • MBKM •

#Series 6 BK # Jurnal Kegiatan Mahasiswa PMM di Universitas Gorontalo

Ditulis oleh: Humas FKIP UNUGHA


<p class="wp-block-paragraph">Saya merasa sangat terinspirasi untuk berbagi tentang Sulam Karawo, sebuah warisan budaya Gorontalo yang terkenal dengan kehalusan dan keindahan motifnya. Ketika pertama kali melihat hasil karya Sulam Karawo, saya langsung terpesona oleh detail dan keanggunannya. Proses pembuatan sulaman ini sangat rumit dan memerlukan ketelitian tinggi, dimulai dari menggambar pola di atas kain, mengiris benang sesuai pola, hingga menyulam dengan tangan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-1712" srcset="https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-1024x768.jpg 1024w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-300x225.jpg 300w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-768x576.jpg 768w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-1536x1152.jpg 1536w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-yang-ke-2-2048x1536.jpg 2048w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Proses ini bukan sekadar teknik, melainkan seni yang membutuhkan kesabaran dan dedikasi. Ketika saya menyaksikan para pengrajin bekerja, saya bisa merasakan betapa mereka mencurahkan hati dan jiwa mereka dalam setiap helai benang. Melihat tangan-tangan terampil mereka mengiris dan menyulam, saya jadi memahami bahwa setiap motif yang dihasilkan tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna dan nilai-nilai budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menggali informasi mendalam tentang teknik dan proses pembuatan Sulam Karawo adalah pengalaman yang sangat berharga. Saya belajar tentang sejarah panjang sulaman ini dan makna di balik setiap motifnya. Setiap desain mencerminkan identitas kultural dan nilai-nilai masyarakat Gorontalo, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Motif-motif ini bercerita tentang kehidupan, alam, dan filosofi yang dipegang oleh masyarakat Gorontalo.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" src="https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-768x1024.jpg" alt="" class="wp-image-1713" srcset="https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-768x1024.jpg 768w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-225x300.jpg 225w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-1152x1536.jpg 1152w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-1536x2048.jpg 1536w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-1024x1366.jpg 1024w, https://fkip.unugha.ac.id/wp-content/uploads/2024/07/gorontalo-6-scaled.jpg 1919w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Saat melihat langsung proses pembuatan sulaman oleh para pengrajin ahli, saya merasa sangat kagum. Keahlian tangan dan ketelatenan dalam setiap langkah pembuatan benar-benar luar biasa. Mereka bekerja dengan begitu tenang dan fokus, memastikan setiap benang terjalin sempurna. Pengalaman ini memberikan saya apresiasi yang lebih dalam terhadap kekayaan budaya Gorontalo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan mempelajari Sulam Karawo, saya tidak hanya memperoleh wawasan budaya yang lebih kaya, tetapi juga terinspirasi untuk ikut melestarikan dan mempromosikan warisan seni ini. Saya berharap melalui pengalaman ini, kita semua bisa lebih memahami kekayaan budaya Gorontalo serta menghargai warisan seni yang memerlukan keahlian dan kesabaran tinggi. Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkaya wawasan budaya kita, tetapi juga menginspirasi kita untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya lokal.</p>
← Kembali ke Indeks Warta FKIP UNUGHA Cilacap